September 12, 2022, 2:07 pm

Apa Sih Perbedaan Antara Supercar & Hypercar?

Apa Sih Perbedaan Antara Supercar & Hypercar?
Siapa sih disini yang masih asing dengan istilah Supercar dan Hypercar? Terlebih hampir seluruh followers Carbon Is Lyfe itu bisa dikatakan pecinta otomotif, MinCIL yakin hampir semua dari kalian udah pernah dengar dua istilah ini. Tapi, CarbonLoverz tau ga nih perbedaan antara dua istilah ini? Kalo masih ada yang bingung dan belum tau perbedaan antara keduanya, artikel ini tepat buat kamu karena MinCIL bakal jabarin perbedaan antara hypercar dan supercar versi Carbon Is Lyfe!

Dari arti katanya, Supercar maupun Hypercar digunakan untuk menggambarkan mobil mahal dengan performa diatas rata-rata. Terus bedanya apa? Menurut MinCIL supercar dan hypercar dibedakan atas 3 kategori, yakni harga, performa, dan ketersediaan unit dari mobil mobil ini.

1. Supercar

Sesuai dengan namanya, supercar dirancang dengan performa super; baik dari teknologi, mesin, hingga harga. Tenaga dari mesinnya yang cukup “super” yakni di atas 500 HP. Untuk kecepatan dari supercar bisa mencapai sekitar 300 km/h. Nah seperti yang CarbonLoverz tau, Supercar ini tentunya diproduksi tidak sebanyak mobil-mobil pada umumnya, misalnya Supercar Ferrari California T hanya diproduksi sekitar 7.900-an unit. Untuk harganya sendiri bisa dikatakan cukup mahal. Bagaimana tidak, selain tenaga luar biasa serta availibility yang sedikit, konsumennya dapat customize interior dan eksterior dari supercar tersebut. Beberapa contoh supercar seperti Dodge Viper, McLaren 720S, Porsche 911 Turbo, Corvette Z06, Audi R8, Ferrari 488 GTB, Lamborghini Huracan.

-

2. Hypercar

Berada satu kasta di atas supercar, hypercar dirancang tidak hanya dengan performa yang  super, namun segala inovasi teknologi terkini juga dijejelkan ke mobil tersebut. Misalnya, sebelum mobil LaFerrari melejit, gagasan tentang mobil hybrid yang menawarkan performa kelas dunia dianggap mustahil. Namun, Ferrari berinovasi dengan memasangkan mesin V12 yang dipasangkan dengan motor listrik. Hypercar pada umumnya juga memiliki tenaga mesin diatas Supercar, yakni diatas 900 HP. Nah untuk kecepatan dari hypercar dapat melebihi 350 – 400 km/jam. Produksinya pun sangat dibatasi, misal hypercar LaFerrari hanya dibuat sekitar 500 unit. Harga hypercar juga tidak main-main, yang satu unitnya saja bisa mencapai angka puluhan miliar rupiah. Jenis-jenis hypercar yang pernah diproduksi di antaranya Pagani Huayra BC, Porsche 918 Spyder, McLarenP1, McLaren Senna, Aston Martin Valkyrie, Koenifsegg Agera R, dan Bugatti.

-
Intinya adalah, semua hypercar adalah supercar, tapi tidak semua supercar adalah hypercar. Karena untuk mendapatkan predikat “hyper”, predikat “super” saja tidak cukup,

“You have to be hyperfast, hyper expensive, or hyper rare to be a hypercar”

Nah itu dia CarbonLoverz perbadaan antara supercar dan hypercar. Udah ga bingung lagi dong ya? Kalau masih pada bingung, bisa banget japri minCIL lewat kolom komentar ataupun sosial media Carbon Is Lyfe yaah. Have a nice day, CarbonLoverz!
Blog Post Lainnya
NEWSLETTER, NEW PRODUCT, & PROMO INFORMATION
`Berlangganan
CONTACT US
Carbon is Lyfe Head Office, Jl. Sukun Raya Gg. Komplek Amarilis No.6, Modalan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
+6285156365784
+6285156365784
marketing@carbonislyfe.com
LET'S CONNECT
Copyright @ 2024 Carbon is Lyfe part of PT Aissar Bumantara Indonesia. All right reserved.